Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

KRAS and BRAF Mutation in Borderline Epithelial Type Ovarian Tumor Mutasi KRAS dan BRAF pada Tumor Ovarium Tipe Epitel Borderline

Dodi Suardi - Nama Orang; Bambang Sutrisna - Nama Orang; Sigit Purbadi - Nama Orang; Mohamad F Aziz - Nama Orang;

Abstract
Objective: To understand the molecular profile by identifying the mutation of KRAS and BRAF in borderline type ovarian tumor.

Method: In the study, we examined paraffin tissue sample from De¬partment of Pathology Anatomy, University of Indonesia/Dr. Cipto Mangunkususmo Hospital, Jakarta, that was diagnosed as borderline epithelial ovarian tumor. Seventeen samples were taken to Sandya Laboratory in Bandung for examination of PCR BRAF exon 15 codon 600, and KRAS in exon 2 codon 12 and 13, as well as exon 3 codon 61.

Result: Mutation of KRAS occurred in 94% of subjects (serous bor¬derline 62.5%, mucinous bordeline 37.5%), of which 70.6% muta¬tion happened in exon 2 codon 12 (serous borderline 33.3%, muci¬nous borderline 66.7%), 52.9% mutation in exon 2 codon 13 (serous borderline 33.3%, mucinous borderline 66.7%), and 76.5% muta¬tion in exon 3 codon 61 (serous borderline 30.8%, mucinous border¬line 69.2%). Mutation of BRAF occurred only in 47% of subjects, but the results of Exact Fisher test showed that mutation in BRAF gave significant result, while other variables did not give significant result (p=0.009).

Conclusion: Molecular pathology in borderline ovarian tumor re¬lated with BRAF mutation is more likely to occur in serous border¬line type, while KRAS mutation is more likely to occur in mucinous borderline type. [Indones J Obstet Gynecol 2013; 37-2: 107-12]

Keywords: borderline ovarian tumor, BRAF, KRAS


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Indonesian Journal of Obstetrict and Gynecology, 3
A0003950
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Indonesian Journal of Obstetrict and Gynecology, 3
Penerbit
Jakarta : Indonesian Society of Obstetetrict and Gynecology., 2013
Deskripsi Fisik
6p
Bahasa
ISBN/ISSN
2338-6401
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?