Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Manajemen Anestesia Pada Anak Dengan Nasofrontal Meningoencephalocele Dan Hydrocephalus Non-Communicant (Anesthesia Management For A Child With Nasofrontal Meningoencephalocele And Hydrocephalus Non Communicant)

Erfprinsi Wohon - Nama Orang; Bambang Harijono - Nama Orang; Siti Chasnak Saleh - Nama Orang;

Meningoencephaloceles are very rare congenital malformations in the world that have a high incidence in the population of Southeast Asia, include in lndonesia. Children with nasofrontal meningoencephaloceles should have surgical correction as early as possible because of the facial dysmorphia, impairment of binocular vision, increasing size of the meningoencephalocele caused by increasing brain prolapse, and risk of infection of the central nervous system. In this report, we presented a case of a 9 months-old baby girI with nasofrontal meningoencephalocele and hydrocephalus non communican, posted for VP shunt (ventriculo-peritoneal shunt) and cele excision. Because of the mass, nasofrontal or frontoethmoidal and occipital meningoencephalocele leads the anaesthetist to problems since the preoperative visit, time of induction, maintenance of anaesthesia during the operation until post operative care. Anaesthetic challenges in management of meningoencephalocele, which most of the patients are children, include ventilation, intubation and securing the airway with intubation with the mass in nasofrontal and nasoethmoidal with its associated complications and accurate assessment of bloodloss and prevention of hypothermia.
Key words : Anesthesia, Difficult ventilation, Difficult intubation, Nasofrontal Meningoencephalocele, Pediatrics.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Jurnal Neuroanestesia Indonesia, 1 (1) 2012 : 39-4
A0003114
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Jurnal Neuroanestesia Indonesia, 1 (1) 2012 : 39-4
Penerbit
Bandung : Indonesian Society of Neuroanesthesia & Critical Care INA_SNACC., 2012
Deskripsi Fisik
5p
Bahasa
ISBN/ISSN
2088-9670
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?