Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

The Difference of Femal Workers Haemoglobin Level to the Menstrual Length, Nutritional Status, The Comsumption of Inhibitor and Enhancers of Iron

Nanang Prayitno - Nama Orang; Maya Fadhillah - Nama Orang;

In Indonesia, the prevalence of Nutritional anemia is still high among the vulnerable groups including low income workers. The nutritional anemia is due tomlack of iron consumption. The aim of the study is to know the relationship the length of menstrution, the nutritional status, the nutritional status, the consumption of the inhibitors (tea and Coffee) and the enhancers (poultry, Ment, Fish) of iron absorption to the haemoglobin level among wyeth Indonesia female workers. The study used crossectional design with the total sample of 36 respondents. Statistical analysis used in this study are independent t-test and correlation. The result of the study reveled that 80.6% of the sample have normal nutritional status, 80.% have enough the protein consumption level (≥80% RDA) 63.9% achieve enough vitamin C consumption level (>80% RDA), but interestingly only 8.3% have anough iron consumtion level (>80% RDA). The average of the haemoglobin level was 13.17 gr/dL. Statistical analysis shows that there are no significant differences of the haemoglobin of iron, the consumption of the inhibitor (tea and coffe), the enhancer (chicken, meat, fish) respectively (p>0.03). However, there is a significant differences of the haemoglobin level to the consumption of vitamin C have relationship with the haemoglobin level.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Sanitas:5(1)2011:977-987
A00002588
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Sanitas Jurnal Teknologi dan Seni Kesehatan, 5(1)
Penerbit
Jakarta : Poltekes Kemenkes Jakarta II., 2011
Deskripsi Fisik
10p.
Bahasa
ISBN/ISSN
1978-8843
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
nutritional status
hemoglobins
menstruation
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?