Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Situasi Pencatatan dan Pelaporan Efek Samping Alat Kesehatan Beresiko di Rumah Sakit

Max J Herman - Nama Orang; Raharni - Nama Orang; Rini Sasanti - Nama Orang;

The incidences of adverse effects of medical device used in hositl either as an allergic reaction, user error or as a device malfunction have been much revealed in mass media up to this moment. In an attempt to develop on assessment and monitoring system of risky medical device in hospitals, a study to explore the medical device adverse effects in type A, B and C hospitals in four provinces (North Sumatera, DKI Jakarta, West and East Java), including psychiatric, Haji and district hospitals which were selected purposively, was carried out in 2006. Data were collected by interview using questionnaire and focus group discussion as well a direct observation. Study results show that in general the number and kind of medical devices depend on the hospital type and status. Hospital of the A type had more medical devics than type B and C hospitals. Psychiatric hospitals had just several risky medical devices, whereas educational hospital had many more medical devices. Several adverse effects that were found and ever happened concerning the use of risky medical devices are among others the skin inflammation caused by overdoses in thermodermal therapy, renal inflammation and hematoma following the ultrasonic destruction of renal stone, depigmentation of CT scan operation facial skin and symptoms of anemia in radioisotope and X-ray aperation.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Jurnal Kefarmasian Indonesia : 1(2): 44-51
A000267
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Jurnal Kefarmasian Indonesia : 1(2): 44-51
Penerbit
Jakarta : Puslitang Bioedis dan farmasi Badan Litbangkes., 2009
Deskripsi Fisik
8p.
Bahasa
ISBN/ISSN
2085-675X
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
hospitals
EQUIPMENT AND SUPPLIES, HOSPITAL
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?