Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Hubungan Lama Kerja dan Posisi Kerja dengan Keluhan Otot Rangka Leher dan Ektremitas Atas pada Pekerja Garmen Perempuan di Jakarta Utara

Lusianawaty Tana - Nama Orang; Delima - Nama Orang; Sulistyowati Tuminah - Nama Orang;

Neck and upper extremity musculoskeletal complications are the common symptoms in occupational diseases that can cause workers disability and obsenteeism. To evaluate the percentage of neck and upper extremity musculoskeletal symptoms and its relation with occupational and individual factors (socioeconomic, smoking habit, blood sugar level, and body mass index) cross sectional study among 778 female garment workers in North Jakarta in 2005. Samples were selected purposively with inclusion criteria (age 18-55 years old, minimal 1 year working period). The percentage of neck and upper extremity musculoskeletal symptom was 75.7% (in detail 59.9%on hands, 32% neck 11.8% on shoulders 11.1% on back, and 9.6% on elbow). The symptoms were weariness 81.2% hyperesthesia 50.6%, pain 16.1%, parasthesia 12.4%, and weakness 11%. The factors significantly related to neck and upper axtremity musculoskeletal symptoms were working period and work position. The musculoskeletal symptoms in persons who had 1-10 years working period was higher than 11-25 years working period (OR 1.78 95% CI 1.15-2.76 p=0.01), and working in sitting position was higher than standing position (OR 1.44 95% CI 1.02-2.05 p=0.038). Intervention through workplace modification such as the table or the chair height can protect workers from neck and upper extremity musculoskeletal symptoms.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Buletin Penelitian Kesehatan, 37(1): 12-22
A00002374
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Buletin Penelitian Kesehatan, 37(1): 12-22
Penerbit
Jakarta : Badan Litbang Kesehatan., 2009
Deskripsi Fisik
12p.
Bahasa
ISBN/ISSN
0125-9695
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
neck
women, working
MUSCULOSKELETAL DISEASES
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?