Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Gestational Transient Thyrotoxicosis

M. Taha Albaar - Nama Orang; John M.F. Adam - Nama Orang;

Gestation transient thyrotoxicosis refers to nonautoimmune hyperthyroidism in pregnant women and it is associated with hyperemesis gravidarum. During pregnancy, there are some alterations in thyroid gland, such as elevation of thyroxine binding globulin, increased iodium clearance in kidneys, and stimulation of thyroid gland by human chorionic gonadotropin. Hitherto, the patholphysiology underlying the development of gestational transient thyrotoxicosis has not been fully recognized. Studies showed that human chorionic gonadotropin, an against of thyroid stimulatioting hormone, may stimulate thyroid stimulating hormone receptor, leading to increased thyroid hormone. Diagnosis of gestational transient thyrotoxicosis is established based on inexistence history of previous hyperthyroidism, elevation of thyroid hormone, absence of hyperthyroid abnormalities signs on physical examination (such as: enlargement of thyroid gland, exophthalmia), and the absent of positive thyroid autoantibody. Generally, gestational transient thyrotoxicosis does not require medication, unless if hyperemesis gravidarum is present, thus the patient has to be hospitalized to receive intravenous rehydration , electrolyte correction and antiemetic medication. On cases with worsened or protolonged symptoms, anti-thyroid agents such as short term propiltiourasil is needed.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Acta Medica Indonesiana, 41(2): 99-104
A00002339
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Acta Medica Indonesiana, 41(2): 99-104
Penerbit
Jakarta : RS. Cipto Mangunkusumo., 2009
Deskripsi Fisik
6p.
Bahasa
English
ISBN/ISSN
0125-9326
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
THYROTOXICOSIS
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?