Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Faktor Determinan Risiko Anemia pada Wanita Usia Subur (WUS) di Dua Propinsi di Indonesia (Determinat Factors of Anemic on Women of Reproductive Age (WORA) in Two Provinces in Indonesia)

Sri Prihatini - Nama Orang;

Anemic is still one of main nutritional problem in Indonesia. About 27% of woman of reproductive age and 48% of under fives are anemic problem. One of the caused of high prevalence anemic in Indonesia was low level of iron consumption on daily meals. In addition there could be other factors that influence n the occurrence of anemic. To study the determinant factors that associated with anemic on woman of reproductive age. The design of the study is cross-sectional. The study was conducted in four regencies selected purposively in Bali and Banten provinces. The samples were 576 women of reproductive age (WORA) Aged 15-40 years old. Data collected are food consumption by using Semi Quantitative Questioner Food Frequency (FFQ), socio economics, parity, family planning, food supplement, anthropometric and Haemoglobine level. Bivariate analysis and logistic regression were used to determine relation factor associated with anemia. The result of bivariate analysis showed significant association between anemic and frequency food consumption = 3 (OR=2.316, CI=1.438-3.413), family planning (OR=0.658, Ci=0.460-0.94) and consuming supplement (OR=0.440, CI=0.0243-0.803). Furthermore, logistic regression analysis showed that meat consumption more than twice for week associated risk of anemic by 2.85 times compared with women with parity less than three times. The consumption of meat =3 times were the determinant factors for anemic in women of reproductive age (WORA).


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Penelitian Gizi dan Makanan, 31(1): 8--14
A00001876
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Penelitian Gizi dan Makanan, 31(1): 8--14
Penerbit
Bogor : Pulitbang Gizi dan Makanan., 2008
Deskripsi Fisik
8p.
Bahasa
ISBN/ISSN
0125-9717
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
ANEMIA
fertility
RISK FACTORS
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?