Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Cervical Glandular Lesion : Frequency and Diagnostic Agreement (Lesi Glandular Serviks : Kekerapan dan Kesepakatan Diagnostik)

Sianturi, MHR - Nama Orang;

This study has an intention to describe the cervical glandular lesions findings especially the adenocarcinoma insitu (AIS) on cytology and colposcopy and warns the clinicians about the danger of failure in diagnosing the AIS. This study is prospective, and Kappa value was used to describe the agreement of diagnosis. This study was held in authors private colposcopy clinic and Dr. Cipto Mangunkusumo Hospital for over 5 years. AIS was found in 3 cases (0.32 percent) and 2 adenocarcinomas were also found from 932 colposcopic examination series. The first cytology examination and colposcopy failed to diagnose 66.7 percent AIS and 50 percent adenocarcinomas. Agreement between cytology and histology in diagnosing endocervical changes served Kappa value of 0.46, and colposcopy to histology served a better Kappa value (0.67). Glandular involvement findings in high grade squamous intraepithelial lesion (CIN 3) cases on cytology were very low (less than 50 percent) and agreement between first cytology examination and its review was moderate (Kappa 0.43). Conclusion : Routine Pap test using cyrobrush and spatulas should find the cervical glandular lesions, and colposcopic examination could only find the glandular lesion if it was in the squamocolumnar function areas.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
A00000634
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Kedokteran Indonesia,45(2)1995:120-123
Penerbit
: ., 1995
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
cervix neoplasms
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?