Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Analisis Adulterasi Jamu Pegal Linu yang Diperoleh dari Pasar di Jakarta dan Sekitarnya (Analysis of Adulterated Jamu Pegal Linu Obtained from the Market in Jakarta)

Retno Gitawati - Nama Orang;

“Jamu Pegal Linu” (traditional Indonesian herb for rheumatoid and gouty arthritis) is one of the most popular jamu products manufactured and widely consumed in the community. Despite the claims that they are made of natural herbs, these kinds of jamu are susceptible for being counterfeited and adulterated with drugs that is potentially harmful for health. The aim of this study was to identify medicinal adulteration in jamu pegal linu products obtained from the market in Jakarta and surroundings.

This study was an experimental laboratory in a cross-sectional design. About 450 samples of jamu pegal linu products were randomly chosen, and the products with different brands wereanalyzed for medicinal adulteration using a thin layer chromatography (TLC) method. Product labels of the adulterated jamu were also analyzed for the appropriateness of the product information.

Out of the 114 brands of jamu pegal linu analyzed, 52 samples (45.6%) were positive for medicinal. The medicinal types detected were paracetamol (30.7%), phenylbutazone
(20.4%), piroxicam (7.1%) and mefenamic acid (3.5%). Two samples of jamu has been contaminated with molds and found damp. Of the 52 samples positive medicinal, 92.3% include the registration number and only 30.8% include the expiration date in the product labels. About 44.2% include the name of ingredients compositions written incorrectly in the labels.

A limited numbers of Jamu pegal linu products adulterated with medicinal still existed in the market.

Key words: jamu pegal linu, traditional medicine, adulteration, thin layer chromatography (TLC)


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 16 (3) : 269-
A0004712
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Buletin Penelitian Sistem Kesehatan, 16 (3) : 269-
Penerbit
: .,
Deskripsi Fisik
6p
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
medicine, traditional
CHROMATOGRAPHY, THIN LAYER
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?