Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Efektifitas Tehnik Pengukuranan antropometri Dalam Kaitannya Dengan Risiko Diabetes Melitus Tipe 2 di Lingkungan Sawahan Cantikan Jember

Ni Luh Putu Yunianti Suntari - Nama Orang; I Ketut Labir - Nama Orang; Arina Hidayati - Nama Orang;

ABSTRACT.

Some of the parameters in Diabetes Mellitus (DM), used to measure the presence of fat deposits. The simplest parameter is the anthropometric measurements. From several studies found that anthropometric measurement techniques such as body mass index values (BMI). Waist Circumference (WC), Waist-Hip Ratio (W-HR) and Sagittal Abdominal Diameter (SAD) have a relationship with the second type of diabetes which in this case used filter of Active Blood Glucose (ABG) and Fasting Blood Glucose (FBG) examinations. This study aims to determine the effectiveness of the anthropometric assessment in relation to risk of the second type of diabetes. This study is observational analytic study by using cross-sectional design.

This research was conducted in Amber Cantikan Sawahan Environment during May to June 2013 the number of 86 people. Anthropometric measure is the Body Mass Index (BMI), Waist Circumference (WC), Waist-Hip Ratio (W-HR) and Sagittal Abdominal Diameter (SAD). While Active Blood Glucose and Fasting Blood Glucose levels will be measured by using the Accu¬check Active. The results showed the number of obese patients based on BMI (> 25kg/m2) is 40.70%. based on WC by 70.93%, amounting to 55.81% based on W-HR and based on the SAD of 72.09%. While the results of any blood glucose levels showed 59.30%


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Jurnal Skala Husada 11 (2) 2014: 135-138
A0004465
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Jurnal Skala Husada 11 (2) 2014: 135-138
Penerbit
Denpasar : Poltekes Denpasar., 2014
Deskripsi Fisik
4p
Bahasa
ISBN/ISSN
1693-931x
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?