Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Efikasi Pemberian Ekstrak Temulawak (Curcuma xanthorrhiza Roxb) dan Multivitamin Mineral terhadap Penurunan Kadar Asam Laktat Darah Atlet

Ali Rosidi - Nama Orang; Budi Setiawan - Nama Orang; Dodik Briawan - Nama Orang; Hadi Riyadi - Nama Orang;

Heavy exercise can increase free radicals. The imbalance of the body’s natural antioxidant ability can cause oxidative stress and enhance blood lactic acid levels. The body requires exogenous antioxidants to meet antioxidant requirements against free radicals. Temulawak has antioxidant effects.

This study examined the effect of temulawak extract and multivitamin-mineral supplements to decrease lactic acid levels in the blood plasma. This experimental design was a double-blind randomized controlled trial by recruited 35 football athletes of PPLP Salatiga, Central Java. We divided group treatment in to five, namely group I: placebo, group II : temulawak extract contains curcumin (TECC) 250 mg/day, group III: TECC 500 mg/day, group IV: TECC 750 mg/day, group V: multivitamin-mineral (MVM) capsules/day contained beta carotene (5000 IU); vitamin E (200 IU); vitamin C (500 mg); Zn (15 mg); and selenium (50 mcg). Capsules had been given for 17 days. The TECC 250 mg, placebo, and MVM groups increased its lactic acid level respectively were 0.24 ± 0.30 mmol/L, 0.30 ± 0.69 mmol /L, and 0.40 ± 1.34 mmol/L. The TECC 500 mg, MVM and TECC 750 mg groups declined its lactic acid level respectively were -0.04 ± 0.55 mmol/L, -0.40 ± 1.34 mmol/L and -0.80 ± 0.73 mmol/L. Ancova statistical test showed that decreased of lactic acid levels after intervention (adjusted) was influenced by levels of lactic acid and variations of treatment (p


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Media Gizi Mikro, 5(1) 2013:61-70
A0004315
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Media Gizi Mikro, 5(1) 2013:61-70
Penerbit
Magelang : Balai Litbang Gangguan Akibat Kekurangan Iodium., 2013
Deskripsi Fisik
Media Gizi Mikro
Bahasa
ISBN/ISSN
2086-5198
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
plants, medicinal
LACTIC ACID
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?