Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Hubungan Kadar Iodium dalam Garam Beriodium di Rumah Tangga dengan Kecukupan Iodium Berdasarkan Nilai Ekskresi Iodium Urin (EIU) pada Wanita Usia Subur

Donny Kristanto Mulyantoro - Nama Orang; Mohammad Hakimi - Nama Orang; Endro Basuki - Nama Orang;

Iodine Deficiency Disorder (IDD) was one of the nutrition problems in Indonesia that causes decrease of human resource quality. The main cause of iodine deficiency was the environmental factors where land and water in that area were poor of iodine. Childbearing age woman was one of the most vulnerable group to have IDD. Iodine fortification in salt was one of the approach to control iodine deficiency problem.

The aim of this study was to measure the relationship between iodine level of iodized salt in the household with the iodine allowance based on Urinary Excretion of Iodine (UEI) value. This was an observational study with cross sectional design and conducted in Kragilan village, Pakis sub district, Magelang. A total of 68 women age 18 – 45 years was measured for iodine level of iodized salt in the household, UEI which reflect iodine allowance, the amount of iodine comsumption dan recall for iodine contained food consumtion.

The result of this study showed that median UEI was 124.6 μg/L, among subject of this study, the proportion who had iodine deficiency was 41.1% and excess 5.9%. Mean iodine level of iodized salt in the household was 19.58 ppm and 52.9% had ≥ 30 ppm KIO3. The pearson correlation statistic analysis showed there was a significant relationship between iodine level of iodized salt in the houshold with the iodine allowance based on urinary excretion of iodine (UEI) value (rho=0,5 p


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Media Gizi Mikro, 5(1) 2013: 41-51
A0004316
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Media Gizi Mikro, 5(1) 2013: 41-51
Penerbit
Magelang : Balai Litbang Gangguan Akibat Kekurangan Iodium., 2013
Deskripsi Fisik
Media Gizi Mikro
Bahasa
ISBN/ISSN
2086-5198
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
iodine
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?