Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Model Pengendalian Terpadu Vektor Demam Berdarah Dengue di Kota Salatiga

akhid darwin - Nama Orang; Bambang Heriyanto - Nama Orang; Aryani Pujiyanti - Nama Orang;

Salatiga merupakan salah satu kota di Jawa Tengah yang termasuk sebagiai wilayah endemisitas tinggi demam berdarah dengue. Angka Kematian Kasus (CFR) DBD cenderung berfluktuasi yaitu Tahun 2008 sebesar 1,39% pada 72 kasus, Tahun 2009 dengan 109 kasus, CFR 0,92% dan Tahun 2010 terdapat 155
kasus, CFR 0%. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) sebagai kegiatan yang strategis sampai saat ini belum optimal dilaksanakan. Alternatif pengendalian vektor DBD pada penelitian ini mengkombinasikan pengendalian kimiawi (pemakaian gorden berisektisida sipermethrin plus etil selulosa) dengan pengendalian
hayati menggunakan predator larva Mesocyclops aspericornis. Pemilihan metode pengendalian berdasarkan kebiasaan nyamuk menggigit orang (antropofilik) di dalam rumah dan beristirahat di tempat-tempat gelap
(fototropi negatif), lembab dan status kerentanan terhadap insektisida serta daya predasi M.aspericornis terhadap jentik nyamuk Ae. aegypti. Tujuan penelitian adalah untuk mengendalikan Ae. aegypti secara terpadu melaluipengendalian hayati (M. aspericornis) dan aplikasi gorden berinsektisida sipermethrin10EC plus etil sellulosa 0,1%. Rancangan penelitian adalah eksperimen semu dengan pre-posttest group design pada penurunan indikator entomologi dan posttest control group design untuk pengujian efikasi gorden berinsektisida sipermethrin plus etil sellulosa terhadap vektor DBD. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan signifikan angka bebas jentik (ABJ) sebesar 96,27% dari semula 85,05%, ovitrap indeks dari 14,49% turun menjadi 8,88% dan daya bunuh gorden berinsektisida sipermethrin plus etil sellulosa terhadap nyamuk Ae. aegypti 82,93% pada minggu ke-15 (3 bulan).


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Vektora, 5(1): 1-6
A0004134
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Vektora, 5(1): 1-6
Penerbit
Salatiga : Balai Besar Litbang Vektor dan Reservoir Penyakit., 2013
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
2085-868x
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
dengue
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?