Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Hubungan Keberadaan Pekerja Migrasi Ke Daerah Endemis Malaria dan Jarak Ke Tempat Perkembangbiakan Vektor Dengan Keberadaan Parasit Malaria

Lukman Hakim - Nama Orang; Asep Jajang Kusnandar - Nama Orang; Hubbulah Fuadzi - Nama Orang; , Marliah Santi - Nama Orang;

Penderita malaria di Kabupaten Tasikmalaya dan Sukabumi, didominasi oleh kasus impor penduduk migrasi yang bekerja di luar pulau Jawa. Penelitian bertujuan untuk mengetahui faktor risiko penularan malaria yang berasal dari penduduk migrasi di kedua kabupaten tersebut. Sampel penelitian adalah keluarga yang mempunyai anggota keluarga pekerja migrasi di daerah endemis malaria dan yang tidak. Penelitian dilakukan dengan pemeriksaan rapid diagnostic test (RDT), pemeriksaan mikroskopis, interview pekerja migrasi, dan pemeriksaan Tempat Perkembangbiakan Vektor (TPV) malaria serta jaraknya ke rumah responden. Tidak ditemukan sampel positif malaria secara mikroskopis, tapi terdapat 10 sampel positif (SPR=2,47%) pada RDT. Keberadaan pekerja migrasi merupakan faktor risiko terjadinya malaria di wilayah tersebut (p=0,047). Jarak dari rumah ke TPV malaria adalah 3,34 - 1.486,50 m. Variasi jarak rumah dengan TPV tidak berhubungan dengan hasil pemeriksaan parasit malaria. Disimpulkan bahwa keberadaan anggota keluarga sebagai pekerja migrasi ke daerah endemis malaria, merupakan faktor risiko terjadinya kesakitan malaria di wilayah penelitian, sedangkan jarak dari rumah ke TPV bukan faktor risiko terjadinya kesakitan malaria di wilayah tersebut. Daerah tujuan pekerja migrasi di luar Pulau Jawa yang paling banyak terjadi kasus malaria pada pekerja migrasi asal Sukabumi adalah Provinsi Aceh dan asal Kabupaten Tasikmalaya adalah Provinsi Maluku.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Jurnal Ekologi Kesehatan,12(1):1-7
A0004120
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Jurnal Ekologi Kesehatan,12(1):1-7
Penerbit
Jakarta : Puslitbang Ekologi Kesehatan, Badan Litbang Kesehatan., 2013
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
1412-4025
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
malaria
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?