Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Gender and Other Factors and Risk of Mental Emotional Problems among Students in Indonesia

Indri Yunita Suryaputri - Nama Orang; Bunga Ch Rosha - Nama Orang;

Background: Mental emotional problems often occurred in young age. Most of the young age is student. Research in students’ mental health is still not much. The research is to investigate some of the factors related to mental emotional problems in students in Indonesia.

Method: This research using Riskesdas 2007 data, the survey was cross sectional. The subjects of the study were 15-24 years old and still in school. The mental health problems assessed using Self Report Questionnaire (SRQ-20). The mental health problems identified if respondents answer yes 6 questions and above. Results: The total sample of young age is 49,520. The total respondents analyzed are 48200 students age 15-24 years.

The results revealed that 7.7% students were having mental emotional problems. Female students had 71% higher risk to be experiencing mental emotional problems than male students [adjusted odd ratio (ORa) = 1.71; P = 0.000]. Students live in Java are 68% riskier for having mental emotional problems than students live outside Java (ORa=1.68; P = 0.000). Students from low socio economic status had 8% higher risk to have mental emotional problems compare to students from high socio-economic status (ORa=1,08; P = 0,035).

Conclusion: Female students living in Java and low socioeconomic status had higher risk to experience mental emotional problems. (Health Science Indones 2013;2:98-102)


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Health Sciences Journal of Indonesia, 4 (2) 2013 :
A0004109
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Health Sciences Journal of Indonesia, 4(2):98-102
Penerbit
Jakarta : Sekretariat Badan Litbang Kesehatan., 2013
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
English
ISBN/ISSN
2087-7021
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
MENTAL HEALTH
emotions
RISK FACTORS
STUDENT
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?