Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Faktor Risiko Penularan Malaria di Desa Pamotan Kabupaten Pangandaran (The Risk Factor of Malaria in Pamotan Village Pangandaran District)

Lukman Hakim - Nama Orang;

Malaria is a disease that could reemerge depending on the development of risk factors for transmission. So, although now the number of cases of malaria in Pamotan village Pangandaran district has decreased, but will back to increase due to have ahistory as high malaria endemic areas. To anticipate, the further analysis al research data has been carried out with the aim to identify the transmission risk factors as well as to estimate the emergence ofmalaria cases.

Results of data analysis showed that the riskfactorsfor transmission ofmalaria in Pamotan village are malaria carrier patient that without clinical symptom» with density 35.08%o, the local malaria transmission (indigenous), outside the region transmission (imports), the high of mobilization of the population, and the presence olAnophcles sundaicus mosquitoes as vectors of malaria with the fluctuatlng density. It is also known that the population most at risk for malaria transmission is the age group 1-5 years, 50 it should be a priority in any' malaria control activities. The regression test that resulted, if there a source al malaria transmission, rainfall data can be used as a basisfor estimating the emergence of malaria cases of in the coming two months. Thus, that the activity planning can be made to anticipate the increasing of malaria transmission in order prevent outbreaks.

Keywords: risk factors, Anopheles sundaicus, outbreaks, rainfall, indigenous malaria


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi ASPIRATOR, 5 (2) 2013: 45-54
A0004050
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
ASPIRATOR, 5 (2) 2013: 45-54
Penerbit
Ciamis : Loka Litbang P2B2 Ciamis., 2013
Deskripsi Fisik
10p
Bahasa
ISBN/ISSN
2085 4102
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?