Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Efektifitas, Kelebihan Dan Kekurangan Obat Anti Tuberkulosis (Oat) Paru-Paru : Oat Fdc, Oat-Kombipak Dan Oat-Terpisah Efficacy, advantage and disadvantage TB drugs: FDC-TB drugs, Combipack-TB drugs and Separated-TB Drugs

Muhamad Syaripuddin - Nama Orang;

ABSTRACT
Tuberculosis (TB) has become a main infectious disease that causes high mortality rate in many developing countries such as Indonesia. The government has been applying the DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) strategy in order to overcome TB. The anti TB drugs which have been used in Indonesia are FDC (fixed dose combination) anti TB, combipack anti TB, and separated anti TB drugs. This article is aimed to evaluate the efficacy as well as the positive and negative side of those anti TB drugs based on literature review. Several domestic and international references discussing on the efficacy of anti TB drugs have been analyzed using qualitative method. The conclusion related with efficacy as well as positive and negative side of those drugs then being described.
The result conclude that the FDC anti TB drugs showed better benefit in the treatment of TB comparing to combipack and separated anti TB drugs. In addition, the FDC anti TB drugs provides patient with more comfortable way to be taken comparing to separated-anti TB drugs. The FDCs which are packed for one dose only are easier to be distributed and to be taken by TB patients.

Keywords: efficacy, FDC-anti TB, Combipack-anti TB, separated-anti TB, lung tuberculosis


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi FARMASAINS: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Kefarmasian, 2
A0003818
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
FARMASAINS: Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Kefarmasian, 2
Penerbit
Jakarta : Jurusan Farmasi Uhamka Jakarta., 2013
Deskripsi Fisik
5p
Bahasa
ISBN/ISSN
2086-6968
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?