Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Efek Penyimpanan Sediaan Pulveres Obat Anti Tuberkulosis (OAT) Anak Terhadap Kadar Rifampisin dan Isoniasid

Luthvia Novita Sari - Nama Orang; Wiranti Sri Rahayu - Nama Orang;

On the treatment of children with tuberculosis, doctor often prescribes anti-tuberculosis drug (OAT) for children in combination and make it pulveres preparation which is aimed to increase patient's obedience and regularity in consuming medicine. However, the medication employing more than one form of drugs which was combined into one form of certain preparation may trigger instability of the drugs itself.
This research was aimed to determine the changes of physical stability and the decreasing level of rifampin and isoniasid in pulveres preparation of OAT mixture during the storage on room temperature. The method employed in this research was experimental with one group pretest posttest research proposal and the data analysis method was one way an ova. During one-month storage, there were no changes on the physical stability of OAT pulveres preparation i.e. it remained dry, reddish, and distinctive smell. However, the level of rifam pin and isoniasid which was the component of pulveres preparation ofOAT decreased. The average level of rifampin storage on day zero was 102.51%; day 7 was101.88%; day 14 was97.36%, day 21 was95.19%, day 28 was 93.04%. Whereas, the average level of isoniasid storage on day zero was104.66%; day 7 was103.35%; day 14 was94.55%; day 21 was 93.75%; day 28 was 92.69%. The statisticresult showed that there was a significant distinction(p


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia, 09 (03) 2012 :
A0003713
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia, 09 (03) 2012 :
Penerbit
Purwokerto : FF Universitas Muhammadiyah Purwokerto., 2012
Deskripsi Fisik
8p
Bahasa
ISBN/ISSN
1693-3591
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?