Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Studi Bio-Epidemiologi dan Analisis Spasial Kasus Malaria Daerah Lintas Batas Indonesia – Malaysia (Pulau Sebatik) Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Timur {Bio-Epidemiology Study and Spatial Analysis of Malaria Cases on Indonesia-Malaysia Border Line (Sebatik Island) Nunukan Regency East Kalimantan Province}

Damar Tri Boewono - Nama Orang; Umi Widyastuti - Nama Orang; Widiarti Widiarti - Nama Orang; Ristiyanto Ristiyanto - Nama Orang;

Malaria remains to be a public health problem in Nunukan District (especially Sebatik island), East Kalimantan Province. Vector control programs using long lasting insecticide nets (LLINs), have been conducted by the Health Office. Yet malaria cases were still occurred on the previous years. Comprehensive research was conducted to determine the specific vector control strategies based on the vectors bionomic, spatial distributions of malaria cases and breeding habitats (GIS mapping and distance index analyses) and susceptible status of malaria vectors against insecticides.
The study revealed that three mosquito species were remain as potential malaria vectors such as: An. balabacensis and An. maculatus, the breeding habitats were fresh water wells/ponds and streams. In the coastal areas brackish water ponds and lagoon were found as the breeding habitats of An. sundaicus was recognized as malaria vector. Both malaria vectors (An. balabacensis and An. maculatus), were found resistant to insecticides Permethrin and Lambdacyhalothrin and tolerance against Malathion. Alternative insecticide should be considered as a replacement. Spatial analysis found that malaria cases were distributed on clumped/cluster, buffer zones against breeding habitat


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Buletin Penelitian Kesehatan, 40 (4) 2012: 142-153
A0003487
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Buletin Penelitian Kesehatan, 40 (4) 2012: 171-180
Penerbit
Jakarta : Sekretariat Badan Litbang Kesehatan., 2012
Deskripsi Fisik
10p
Bahasa
ISBN/ISSN
0125-9695
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
malaria
PUBLIC HEALTH
EPIDEMIOLOGY
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?