Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Situasi Filariasis Di Kabupaten Tabalong - Kalimantan Selatan Tahun 1999-2009

Anorital - Nama Orang;

Background: Tabalong Regency represents one of filariasis endemic area in South Kalimantan Province. Endemicity of filariasis in Tabalong is identified from finger blood survey and clinical symptom of filariasis (i.e. lymphadenitis and retrograde lymphangitis) among the residents in 28 villages. This article discusses the situation of filariasis in the district of Tabalong during the period 1999-2009.
Methods: This article compiled by collecting information and secondary data derived from Tabalong District Health Office annual reports of 'filariasis research and finger blood surveys ever carried out in Tabalong District.
Results: Finger blood survey results conducted in 28 villages from 1999-2009 showed microfilaria rate above 1% (between 1,9-4,7%). With this finding, filariasis elimination program with mass treatment has been done since 2004, carried out gradually to all the residents in the district Tabalong. Until 2009 treatment coverage was about 79.2% and approximately 0.2- 6.7% of the population experienced post-treatment follow-up events.
Recommendation: It is recommended to increasing operational costs for mass treatmentfunded from local budget and involvement of NGOs in order to increase mass treatment coverage including patient education and counseling to overwhelm post-treatment follow-up events.
Key words: lymphatic filariasis, filariasis Mass-treatment


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Jurnal Biotek Medisiana Indonesia, 1(1) 2012 : 1-1
A0003468
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Jurnal Biotek Medisiana Indonesia, 1(1) 2012 : 1-1
Penerbit
Jakarta : Pusat Biomedis dan Teknologi Dasar Kesehatan., 2012
Deskripsi Fisik
10p
Bahasa
ISBN/ISSN
2301-5810
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
filariasis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?