Text
Acute Kidney Injury (AKI) Biomarke
The Acute Kidney Injury Network (AKIN) mendefinisikan AKI sebagai "kelainan fungsional dan struktural atau tanda terjadinya kerusakan ginjal termasuk kelainan pada darah, urin, atau jaringan dan pencitraan yang telah ada selama kurang dari 3 bulan". Sistem rujukan yang paling banyak digunakan adalah kriteria RIFLE (Risk, Injury, Failure, Loss, End-stage Kidney Disease). Biomarker ideal untuk AKI haruslah murah, cepat dan mudah diukur, teliti dan akurat, mampu menentukan beratnya disfungsi, spesifik untuk ginjal, meningkat di awal terjadinya disfungsi, dan mempunyai sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi. Usaha untuk mendeteksi AKIpada fase awal telah menghasilkan beberapa biomarker yang menjanjikan seperti KIM-1, NGAL, IL-18, Clusterin, dan sebagainya. Cystatin C merupakan biomarker yang bekerja padafungsifiltrasi glomerulusnya, sedangkan β2-microglobulin, α1-microglobulin, NAG, RBP, IL-I8, NGAL, Netrin-1, KIM-1, Clusterin, Sodium Hydrogen Exchanger Isoform dan Fetuin A merupakan biomarker yang bekerja pada fungsi reabsorbsi tubulusnya.
Tidak tersedia versi lain