Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

A Double Blind Clinical Trial of Betamethasone Dipropionate Cream and Gentamicine Sulfate Versus Diflucortolone Valerate Cream and 1 Chlorquinaldol in the Treatment of the Neurodermatitis Sircumscripta with Secondary Infection (Uji Klinis Krim Betametason Dipropionat dan Gentamisin Sulfat dengan Krim Diflukartolon Valerat dan Khlorquinaldol 1 pada Neurodermatitis dengan Infeksi Sekunder)

Maskur, Zainuddin - Nama Orang; Amiruddin, Muhammad Dali - Nama Orang; Tjahjadi, Sinarwati - Nama Orang;

To evaluate effectiveness and safety in the treatment of the neurodermatitis sircumscripta with secondary infection with topical preparations, we did a prospective study, random and double blind clinical trial between 0.05 percent betamethasone dipropionate cream with 0,1 percent gentamicin sulfate versus 0.1 percent diflucortolone valerate cream with 0.1 percent chlorquinaldol in 60 patients since January until December 1994 at Dr. Wahidin Sudirohusodo General Hospital, Ujung Pandang. Statistical analysis of the variables in both groups did not show any was significant differences (p more than 0.05) between for the age, sex, objective and subjective criteria in the beginning of this study. The result of this study indicated that cure on the third day the attendance of and on the seventh day, statistically was not significant (p more than 0.05) but on the fourteenth day of attendance, betamethasone dipropionate and gentamicin sulfate group was significantly different (p less than 0.05) in itching, objective criteria such as lichenification and scratching (p less than 0.01) compared to diflucortolone valerate and chlorquinaldol group. There were no side effects in this study.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Belum memasukkan lokasi
A00000346
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Kedokteran Indonesia,45(9)1995:532-536
Penerbit
: ., 1995
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
betamethasone
dermatitis
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?