Text
Perbedaan Manfaat Latihan Keseimbangan Satu Tugas dan Tugas Ganda Dalam Memperbaiki Keseimbangan Lansia di Masyarakat
penelitian ini merupakan jenis penelitian analitik eksperimen dengan desain: two group, pre and test design, dengan tujuan menganalisis apakah latihan keseimbangan satu tugas lebih baik dibandingkan latihan fungsional tugas ganda dalam meningkatkan keseimbangan lansia. subyek penelitian adalah semua anggota posyandu lansia "seger waras" RW XXI bibis luhur, kelurahan nusukan, kecamatan banjarsari, kotamadya surakarta yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan bantuan software SPSS 11,5. uji beda dalam kelompok digunakan paired willcon test dan untuk antar kelompok digunakan independent t-test. hasil penelitian: rerata umur subyek penelitian 64,37 kurangtambah 5,675. perbandingan antara perempuan dibanding laki-laki 3:1 (perempuan = 43 dan laki-laki = 14). nilai keseimbangan awal rerata 10,8807 kurangtambah 1,4505 detik dan nilai keseimbangan setelah perlakuan rerata 9,0474 kurangtambah 1,79 detik. latihan keseimbangan satu tugas dapat meningkatkan keseimbangan lansia secara bermakna (p=0,000). latihan keseimbangan tugas ganda dapat meningkatkan keseimbangan lansia secara bermakna (p=0,000). latihan keseimbangan tugas ganda lebih baik dalam meningkatkan keseimbangan lansia dibanding latihan keseimbangan tugas tunggal, namun perbedaan tersebut tidak bermakna (p=0,108). disimpulkan: walaupun latihan keseimbangan tugas ganda lebih baik dalm meningkatkan keseimbangan lansia di masyarakat dibandingkan dengan latihan keseimbangan satu tugas, namun perbedaan itu tidak bermakna. perlunya penelitian lebih lanjut dengan waktu penelitian yang lebih lama.
Tidak tersedia versi lain