Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Hair root FMRP expression for screening of fragile X full mutation females

Lantip Rujito - Nama Orang; Dwi kustiani - Nama Orang; Lies anne severjinen - Nama Orang; Peter Hanjo et.al- - - Nama Orang;

The fragile X syndrome is the most common form of inherited mental retardation in humans, caused by an expansion of the cytosine-guanine-guanine (CGG) repeat in the fragile X mental retardation 1 (FMR1) gene located on the X chromosome. Antibody tests have been developed to identify fragile X patients, based on the presence or absence of fragile mental retardation protein (FMRP) in both lymphocytes and hair roots. The objective of this study was to compare correlations of hair root and lymphocyte FMRP expression with cognitive functioning in female rural area probands carrying the full mutation. Thirty females (normal, premutation, or full mutation) were selected from Indonesian fragile X families and were tested for FMRP expression in lymphocytes and hair roots using the FMRP antibody test. Subject genotype was determined by Southern blot analysis, and IQ equivalent by Raven’s Standard Progressive Matrices. Statistical analysis was by Pearson correlation. FMRP expression in blood lymphocytes was relatively higher than that in hair roots, but hair root FMRP expression was strongly correlated with cognitive functioning in female full mutation carriers (r=0.64, p=0.015), whereas no significant correlation between lymphocyte FMRP and cognitive functioning was found (r=0.31, p= 0.281). Around 14% of subjects had a normal and 7% a borderline IQ level, while 79% had mild mental impairment. In conclusion, hair root FMRP expression may be a useful marker for identification of fragile X full mutation females.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Universa Medicina 30 (1) 2011 :11-21
A0002925
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Universa Medicina, 30 (1) 2011 :11-21
Penerbit
Jakarta : Trisakti University press., 2011
Deskripsi Fisik
11p
Bahasa
English
ISBN/ISSN
1907-3062
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
MUTATION
FRAGILE X MENTAL RETARDATION PROTEIN
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?