Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Pola Pengelolaan Air Minum Menurut Karakteristik Wilayah, Status Ekonomi dan Sarana Air Minum Di Indonesia (Data Riskesdas 2007) {Patter of Drinking Water Management based on Regional Characteristics, Economic Status and Drinking Water Facilities in Indonesia (Riskesdas 2007)}

Khadijah Azhar - Nama Orang; Djarismawati - Nama Orang; Suparmi - Nama Orang;

Unequal drinking water access and minimum rural people's of knowledge about clean and healthy behavior (PHBS) had contributed diarrhea and skin diseases prevalence. Therefore, the water service program needs to be adapted to the conditions of each region, supported with complete data. In this regard, this study was conducted aimed to assess the pattern on drinking water management in Indonesia, according to regional characteristics, economic status, and drinking-water facilities. The study was a cross sectional study by using Riskesdas 2007 data. The sample of study were all households sampled in Riskesdas 2007. The results showed that factors which influenced the pattern were regional characteristics, level of household expenditures, physical quality of drinking water, allocated time and distance to the source of water as well as the ease of getting drinking water. Households in urban areas were known to be more protective as compared to those in rural areas against pattern that was less well. The higher of household expenditures, has caused te lower risk. Finally, households which were difficult to get drinking water in the year and time allocation to get clean water was more than 30 minutes, would have risk of 1.807 times and 1,234 times to have less well pattern.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Jurnal Ekologi Kesehatan 10 (2) 2011 : 121-127
A0002836
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Jurnal Ekologi Kesehatan, 10 (2) 2011 : 121-127
Penerbit
Jakarta : Puslitbang Ekologi dan Status Kesehatan., 2011
Deskripsi Fisik
7p
Bahasa
ISBN/ISSN
1412-4025
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
DRINKING WATER
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?