Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Karakteristik Kemiripan Genetik Nyamuk Aedes aegypti di Daerah Endemis Demam Berdarah Dengue di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Genetically Likeli Pattern of Aedes Aegypti in Palembang Deengue Haemorhagic Fever Endemic Area, South Sumatera Province)

Amrul Munif - Nama Orang; M. Hasyimi - Nama Orang; Yusniar Aryati - Nama Orang;

One methode to detect early warning done by analyzing the pattern of the array of mosquito vectors. Through the isolation of genomic DNA obtained mosquitoes that are processed through RAPD. Analysis of RAPD products obtained from the results of all the array of DNA amplification is calculated based on the presence or absence of DNA arrays. Analysis of DNA array pattern is intended to obtain the percentage composition of the DNA array patterns by counting the presence of Aedes sp larik pattern. Levels of genetic polymorphisms of Aedes sp mosquitoes as vectors of dengue fever (DHF) by using six kinds of primary (combined) in endemic areas 0.67 (0.6-0.8) and 0.33 monomor phic, while non-endemichas level of 0.4 polymorphic and monomorphic 0,6. DNA array pattern on the Aedes sp in endemic areas is obtained by using the primer combination on average 24.78 (14-33). The highest polymorphism array at Kebon bunga (33 lines), Sukarame, and Lembung Gajah 28 line, Talang dondang 26 line, Skip Ujung, 27 Ilir, and 20 Ilir reach 24 line, and Pahlawan 22 line and non-endemic area Srimulya 9 lines. The percentage of DNA array as an indication of dengue vectors in endemic areas average 57.5% (53.9 to 75.9%) samples from the highest village of Pahlawan (75.9%). From the analysis using the program NTSYS-PC a kinship based on genetic distance matrix value, the highest genetic distance of 1.00 is obtained. In addition, there are three clusters that form the 32.5% level of kinship.

Keywords: Characteristic, gen, Aedes aegypti, dengue


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Jurnal Ekologi Kesehatan 10 (2) 2011 :93-102
A0002831
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Jurnal Ekologi Kesehatan, 10 (2) 2011 : 93-102
Penerbit
Jakarta : Puslitbang Ekologi dan Status Kesehatan., 2011
Deskripsi Fisik
10p
Bahasa
ISBN/ISSN
1412-4025
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
dengue
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?