Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Biologi dan Peranan Aedes albopictus (Skuse) 1894 sebagai Penular Penyakit {Biology and Role of Aedes albopictus (Skuse) 1894 as Vector of Diseases}

Hasan Boesri - Nama Orang;

Behavior of the mosquito Aedes albopictus is generally res ting outside the home with the brood in a natural or artificial containers protected from sunlight.
Human biting activity between the hours of9:00 to 11:00 and between the hours of 17:00 to 18:00 inside and outside the home. The period of rest after sucking the blood 4-5 days and is ready to lie. Habitat or the environment that most coveted of th is mosquito is a forest or gar-den with temperatures of 24-30 0 C. eggs hatch after 4-5 days with a temperature of 24-30 0 C, the eggs usually form elus ters of 49-60 eggs Larvae and pupae usually found in contain¬ers, pieces of bambo containing water. The period of the larvae to adults between 20-25 days. The spread of Ae albopictus mosquitoes from Africa, India, Pakistan, Sri Lanka, Thai¬land, Malaysia, Vietnam, Papua New Guinea, northern Australia, and Indonesia. Role in disease transmission is a secondary vector or as the primary vector of dengue hemorrhagic fever. On viral diseases that attack the nerves like encephalistis Japanese, Western or East¬ern encephalistis, and Chikuguya has been demonstrated by laboratories, as well as on ani¬mal diseases caused by Dirofilaria immitis agent, Plasmodium lophurae, P. gallinaceum, and P. fallax.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Aspirator 3 (2) 2011 : 117-125
A0002826
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Aspirator, 3 (2) 2011 : 117-125
Penerbit
Ciamis : Loka Litbang P2B2 Ciamis., 2011
Deskripsi Fisik
9p
Bahasa
ISBN/ISSN
2085-4102
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
aedes
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?