Text
Kajian Panjang Merkuri pada Penduduk di Pinggiran Sungai Kabupaten Kutai Karta Negara Tahun 2011
Pada tahun-tahun terakhir ini beberapa air sungai di wilayah Kalimantan Timur dilaporkan telah tercemar oleh logamberat jenis merkuri(Hg). Sungai salah satu sumber air baku PDAM, selain itu sungai juga dipergunakan untuk keperluan sehari-hari seperti mandi, cuci dan masak. Hasil pantauan Badan Lingkungan Hidup daerah Kabupaten Kutai Kartanegara pada air baku, daeah aliran sungai, sedimen (lumpur sungai) dan beberapa ikan juga sudah terinduksi adanya kandungan merkuri. Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui rata-rata konsumsi ikan segar perorang/hari, jenis ikan sungai yang paling banyak dikonsumsi, kadar merkuri pada ikan, kadar merkuri pada air sungai, rata-rata kadar merkuri dalam rambut, rata-rata kadar merkuri dalam darah, dan kadar merkuri dalam sidemen (lumpur) sungai. Hasil dari kajian ini adalah rata-rata konsumsi ikan per oarang pada desa Sidomulyo 180.65 gram/hari. Kotabangun 216.67 gram/hari, dan Mangkurawang 200 gram/hari. Ada 12 jenis ikan terbanyak yang dikonsumsi oleh responden kadar merkuri pada ikan sungai yang diperiksa bervariasi mulai dari 0.0051 mg/kg sampai dengan 0.02925 mg/kg dan telah melebihi baku mutu. Kadar merkuri yang terdapat dalam air sungai mulai dari tidak terdeteksi sampai dengan 0.0039 mg/L dan pada lumpur sungai 0.0016 sampai 0.2328 mg/L. Kadar Merkuri didalam darah yang diperiksa menunjukan hasil 96.7% responden belum melebihi baku mutu, dan didalam darah responden yang diperiksa 100% hasilnya belum melebihi baku mutu.
Tidak tersedia versi lain