Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Perbedaan Pengaruh Air Beroksigen Tinggi dengan Air Mineral terhadap Saturasi Oksigen dan pH Urin Studi Eksperimental terhadap Sukarelawan Setelah Berolahraga The Difference in The Effect Between The Oxygenated and Mineral Water on The O2 Saturation And Urine pH

Naila Shulya Ellyana - Nama Orang; Hadi Sarosa - Nama Orang; Atina Hussaana - Nama Orang;

Background: During exercise, oxygen decreases due to acidosis leading the production acid urine by kidney.Oxygenated water having capability to absorb more oxygen compared to mineral water is used to meet theoxygen need during exercise. This study investigated the effect of oxygenated water and mineral water onthe O2 saturation and urine pH.Design and method: In this crossover study, 46 subjects were randomly assigned to either oxygenated wateror mineral water for 24 hours followed by a crossover to the other regimen for an additional 24 hours oftreatment. After 100 m sprint running for 20 minutes, the oxygen saturation and urine pH of the subjectswere assessed.Result:The mean oxygen saturation before and after the treatment of oxygenated water were 96.78±1.32and 97.61±0.93 respectively. The mean oxygen saturation before and after the mineral water treatmentwas 97.35±0.85 and 97.01±1.04 respectively. The urine pH after the administration of oxygenated waterand mineral water were 6.643±0.69 and 6.585±0,58 respectively. Wilcoxon test resulted in no significantdifference in pH after the treatment of oxygenated water and mineral water (p=0.498). Urine pH after thetreatment of oxygenated water was found to be higher compared to that of mineral water.Conclusion: the oxygenated water increases the O2, saturation and urine pH compared to mineral water


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Sains Medika:3(2)2011:162-167
A0002352
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Sains Medika:3(2)2011:162-167
Penerbit
Semarang : FK. Universitas Islam Sultan Agung Semarang., 2011
Deskripsi Fisik
5p.
Bahasa
ISBN/ISSN
2085-1545
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?