Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Efek Sitotoksik Ekstrak Etanol Sarang Semut (Myrmecodia pendens) Pada Sel Line Kanker Serviks HeLa Uji Eksperimental Secara In Vitro.

Dina fatmawati - Nama Orang; Prista Karina Puspitasari - Nama Orang; Iwang Yusuf - Nama Orang;

Background: Sarang semut (Myrmecodia pendens) is a traditional plant that has been known to containanti cancer components. Flavonoids and tannins were contained in sarang semut plant which are believedhas cytotoxic effect against cancer cell line. This study aims at cytotoxic effect ethanolic extract of sarangsemut at various concentrations on HeLa cervical cancer cell line.Design and Method: The method was quasi experimental with post test only non equivalent control groupdesign. HeLa cell was divided into two groups. The first group as positive control with doxorubicin, secondgroup as treatment with ethanolic extract of sarang semut at various concentrations. Ethanolic extract ofsarang semut concentrations used were 3,91 µg/ml; 7,81 µg/ml; 15,63 µg/ml; 31,25 µg/ml; 62,50 µg/ml;125 µg/ml; 250 µg/ml; 500 µg/ml; 1000 µg/ml. Cytotoxic effect was evaluated by direct counting methodwith tryphan blue dye then using probit regression analysis to find IC50 value.Result: Inhibitory concentration 50 (IC50) value ethanol extract of sarang semut was 33,28 µg/ml. Ethanolextract of sarang semut had a cytotoxicity effect categorized as the moderately active (20 ìg/ml< IC50< 100ìg/ml). Inhibitory concentration 50 (IC50) value doxorubicin was 5,56 µg/ml. Cytotoxicity effect of doxorubisinhigher than cytotoxicity effect of ethanolic extract of sarang semut.Conclusion: Ethanolic extract of sarang semut (Myrmecodia pendens) had a cytotoxic effect categorized asthe moderately active on HeLa cell (Sains Medika, 3(2):112-120).


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Sains Medika;3(2)2011:117-120
A0002345
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Sains Medika;3(2)2011:117-120
Penerbit
Semarang : FK. Universitas Islam Sultan Agung Semarang., 2011
Deskripsi Fisik
3p,
Bahasa
ISBN/ISSN
2085-1545
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?