Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Peningkatan Sekresi Angiotensinogen pada Kultur Sel Adiposit akibat Paparan Glukosa Suprafisologis secara Akut

Novi Khila F. - Nama Orang; M. Rasjad Indra - Nama Orang;

Salah satu mekanisme yang menerangkan patogenesis hipertensi pada obesitas adalah aktifasi sistem renin angiotensin. Angiotensinogen merupakan prekursor angiotensin II yang berperan dalam patofisiologi hipertensi. Ekspresi angiotensinogen dipengaruhi oleh kondisi lingkungan di sekitarnya. Penelitian sebelumnya secara in vivo memperlihatkan bahwa hiperglikemia dapat memodulasi ekspresi gen angiotensinogen di jaringan adiposa. T ujuan penelitian ini adalah ngin mengetahui apakah terjadi peningkatan sekresi angiotensinogen pada kultur sel adiposit yang di papar glukosa suprafisiologis selama 24 jam. Kultur sel adiposit diisolasi dari jaringan adiposa viseral tikus Rattus Novergicus strain Wistar jantan berusia 2-3 minggu. Kultur sel adiposit dibagi dalam 3 perlakuan, dipapar glukosa dengan konsentrasi 5 mM (sebagai kondisi fisiologis), 11 mM dan 25 mM sebagai kondisi glukosa tinggi, selama 24 jam. Dilakukan pengamatan kadar angiotensinogen pada medium kultur menggunakan ELISA. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan yang signifikan kadar angiotensinogen pada medium kultur sel adiposit yang dipapar glukosa 25 mM dibandingkan pada paparan glukosa 5 mM (p=0,000) dan 11 mM (p=0,002). Paparan glukosa tinggi (25 mM) selama 24 jam dapat meningkatkan sekresi angiotensinogen pada kultur sel adiposit. Kata Kunci: Angiotensinogen, glukosa suprafisiologis, kultur adiposit


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Jurnal Kedokteran Brawijaya:26(3)2011:145-150
A0002324
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Jurnal Kedokteran Brawijaya, 26(3)2011:145-150
Penerbit
Malang : Fk. Universitas Brawijaya., 2011
Deskripsi Fisik
5p.
Bahasa
ISBN/ISSN
02169347
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
GLUCOSE
ADIPOSE TISSUE
ANGIOTENSINOGEN
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?