Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Uji Toksisitas Akut Ekstrak Etanol Sarang Semut (Myrmecodia pendens) Kalimantan pada Mencit (Mus musculus) Swiss

Dhayu Mart Hindrasyah Pandia - Nama Orang; Akbar Wibriansyah - Nama Orang; Widya Pratiwi - Nama Orang; Akhmad Fajri Pridinata - Nama Orang; Wening Sari - Nama Orang;

Sarang semut (Myrmecodia pendans) is an Indonesian native plant that has been used in folk medicine. Researches showed sarang semut has antioxidant effect, xantinoxidase inhibitor potency, and anticancer activity. The efficacy and safety of this plant should have been proven before used in modern medicine. The objective of this research was to assess the potency of acute toxicity, evaluate toxic clinical symptoms and histopahtologic examination. The research was completly randomized design. The treated animal was 20 Swiss male mice devided into 5 groups; 1 control group with administration of 1% NaCMC and 4 experimental groups with dosage administration of ethanol extract of sarang semut were 0,1, 1, 10 and 100g/Kg of body weight respectively. Evaluation of the toxic clinical symptoms and death was done in 24 hours and 14 day for survival mice. The test resulted LD50 of ethanol extract of sarang semut was 3,162g/Kg of body weight. All mice in 10 and 100g/kg of body weight groups were death in one hour administration of extract and showed toxic clinical symptom such as hyperactive and convulsion. Histopathologic examination on kidney of the death mice was showed infiltration of inflammation cells and congestive tubules diffuse . The ethanol extract of sarang semut was a slighly toxic substance for Swiss male mice based on Hodge dan Sterner criteria.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Majalah Kesehatan Phara Medika:3(1)2011: 189-193
A0002220
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Kesehatan Phara Medika,3(1)2011: 189-193
Penerbit
Jakarta : Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK UNPAD \r RSHS., 2010
Deskripsi Fisik
4p.
Bahasa
ISBN/ISSN
2085-5648
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
mice
plant extracts
ETHANOL
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?