Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Mutasi Gen NPHS2 (412C-T,419delG) dan Manifestasi Klinis Sindrom Nedrotik Resisten Steroid Anak Indonesia

Dedi Rachmadi - Nama Orang; Dany Hilmanto - Nama Orang; Ponpon Idjradinata - Nama Orang; Abdurahman Sukadi - Nama Orang;

Steroid resistant nephrotic syndrome (SRNS) due to nephrotic syndrome type 2 (NPHS2) gene mutation has more severe clinical manifestation than those without mutation. This study was designed to find NPHS2 gene mutation in 412C→T and 419delG in Indonesian SRNS and to see differences in clinical manifestation. The observational cross sectional study was performed on 88 SRNS. Subjects were taken consecutively from 10 teaching hospitals
in Indonesia during September 2006 to December 2007. Analysis for 412 C→T and 419delG mutations were examined by polymerase chain reaction. Multivariate and chi-square-test analysis were used. Of 88 SNRS, 58 (66%) with 412 C→T and 69 (78%) with 419delG mutations. Multivariate analyses for interval variable of clinical manifestations (systolic and diastolic blood pressure, serum creatinin level, age of onset and growth) between SRNS with NPHS2 412C→T, 419delG mutation and SRNS without mutation were F=0.316, p=0.902 and F=0.651, p=0.662, respectively. While univariate analyses for nominal variable of clinical manifestation were as follow: hematuria, p=0.231 (0.726); hypertension, p=0.286 (0.741); age of onset, p=0.372 (0.304); Z-score growth, p=0.087 (0.595) and serum creatinin, p=0.049 (0.08). There is no difference of clinical manifestation between SRNS with NPHS2 412C→T, 419delG mutation and SRNS without utation, except on serum creatinin in 412C→T mutation. [MKB. 2011;43(4):193–8].


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Majalah Kedokteran Bandung:43(4)2011:193-198
A002075
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Kedokteran Bandung, 43 (4) 2011 : 193-198
Penerbit
Bandung : FK. Universitas Padjadjaran., 2011
Deskripsi Fisik
5p.
Bahasa
ISBN/ISSN
0126-074X
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
child
nephrotic syndrome
STEROID
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?