Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Asam L Askorbat Meningkatkan Viabilitas HUVEC dalam Kultur P. falciparum yang Diinkubasi dengan Artemisinin Bergantung Konsentrasi

Susy Tjahjani - Nama Orang; Tri Hanggono Achmad - Nama Orang; Din Syafruddin - Nama Orang;

Artemisinin via overproduction of free radical acts as a potent drug against multi-drug resistant Plasmodium. because of new permeation pathway evidence at parasitized red blood cell membrane, L ascorbic acid as hydrophilic antioxidant hopefully can’t penetrate the membrane so that it won’t interfere the artemisinin antimalarial effect rather it protects the host cell out of parasitized erythrocytes. The aim of this study was to determine its effect against human umbilical vein endothelial cell (HUVEC) viability, glutathione sulfa-hydryl (GSH), and malondialdehyde
(MDA) concentration in Plasmodium falciparum culture treated with artemisinin. This experiment was conducted at Eijkman Insitute for Molecular Biology, Jakarta from January 2007 to January 2008. Plasmodium falciparum 3D7 strain culture was incubated with IC50 of artemisinin and a wide concentration range of L ascorbic acid for
24 hours in a candle jar at 37oC incubator. GSH and MDA concentration were measured from the supernatant using spectrophotometer. HUVEC viability was measured in P. falciparum-HUVEC co-cultivation incubated with artemisinin IC50 and L ascorbic acid. The result was examined and analyzed using analysis of variance (ANOVA) and Tukey honestly significant difference (HSD)/Scheffe. It showed that 20 μM and 100 μM L ascorbic acid raised the HUVEC viability. It was concluded that L ascorbic acid concentration dependently increases HUVEC viability in P. falciparum culture incubated with artemisinin. [MKB.2011;43(2):66–71].


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Majalah Kedokteran Bandug: 43(2)2011:66-71
A0002056
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Kedokteran Bandung, 43 (2) 2011 : 66-71
Penerbit
Bandung : FK. Universitas Padjadjaran., 2011
Deskripsi Fisik
5p.
Bahasa
ISBN/ISSN
0126-074X
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
ascorbic acid
ARTEMISININS
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?