Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Efek Antidiabetes Kombinasi Ekstrak Bawang Putih (Allium Sativum Linn) dan Rimpang Kunyit (Curcuma domestica Val) dengan Pembanding Glibenklamid pada Penderita Diabetes Melitus Tipe 2

Ame Suciati Setiawan - Nama Orang; Elin Yulinah - Nama Orang; Hikmat Permana - Nama Orang; Primal Sudjana - Nama Orang;

The combination of garlic (Allium sativum Linn.) and curcumin extract (Curcumma domestica Val.) can be used as an antidiabetic oral to type 2 diabetes mellitus (DM) patients and the clinical trial showed that the extract can decrease blood glucose at a dose 2.4 g/day. This clinical trial was conducted to know the antidiabetic effect of the combination of garlic and curcumin extract compared with antidiabetic oral, glibenclamide. The subjects were >35 years of age with type 2 DM who came to internal and endocrine clinic RSUP. Hasan Sadikin Bandung and has been treated with medical nutrition therapy for 2 weeks period November 2007–December 2008. The research design was parallel, randomized and double blind. The combination of garlic and curcumin extract decreased mean
value of fasting blood glucose 9.25 mg/dL, 2h PP blood glucose 22.25 mg/dL, HbA1c 1,30% and insulin 12.57 mg/ dL compared with baseline whereas glibenclamide decreased the mean value of fasting blood glucose 72.37 mg/dL, 2h PP 114,25 mg/dL, HbA1c 4.12% and increased insulin 3.34 mg/dL. In conclusion, the extract combination has antidiabetic effect eventhough the effect was not as high as glibenclamide. [MKB. 2011;43(1):26–34].


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Majalah Kedokteran Bandung: 43(1) 2011: 26-34
A0002050
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Kedokteran Bandung, 43 (1) 2011 : 26-34
Penerbit
Bandung : FK UI., 2011
Deskripsi Fisik
8p.
Bahasa
ISBN/ISSN
0126-074X
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
plants, medicinal
garlic
DIABETES MELLITUS, TYPE 2
Curcuma
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?