Text
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini Oleh Bidan di RSUD H. Boejasin Kabupaten Tanah Laut Tahun 2009
Pelaksanaan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) adalah suatu usaha yang dilakukan oleh bidan dengan meletakkan bayi diatas perut ibu tanpa menggunkan kain (skin to skin contact). IMD dilakukan segera setelah bayi lahir dan ini adalh merupakan usaha awal dari pelaksanaan ASI Ekslusif. IMD yang dilakukan dalam jam pertama setelah lahir dapat mengurangi kematian bayi baru lahir sebasar 22%.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan pelaksanaan IDM oleh di RSUD Kabupaten Tanah Laut. Jenis penelitian adalah survey survey analitik dengan rancangan cross sectional. Subyek penelitian adalah bidan yang aktif dan bekerja di ruang RSUD H. Boejasin Kabupaten Tanah Laut berjumlah 30 orang. Variabel penelitian adalah tingkat pendidikan bidan, lama bekerja bidan , tingkat pengetahuan bidan dan sikap bidan dalam pelaksanaan inisiasi menyusl dini di RSUD H. Boejasin Kabupaten Tanah Laut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bidan melaksanaan IMD 53.3%, bidan dengan pendidikan Diploma III (93,3%), masa kerja/lama bekerja lebih dari 10 tahun sebesar (93,3%), yang berpengetahuan baik sebesar 56,7%, yang mempunyai sikap mendukung dengan pelaksanaan IMD sebesar 93,3%. Tidak ada hubungan antara tingkat pendidikan bidan dengan pelaksanaan IMD tidak ada hubungan antara lama bekerja bidan dengan pelaksanaan IMD, tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan pelaksanaan IMD, dan tidak ada hubungan antara sikap dengan pelaksanaan IMD
Tidak tersedia versi lain