Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Sprinkles: Stategi Baru Pengendalian Defisiensi Zat Besi dan Anemia pada Bayi dan Anak di Negara Berkembang (Sprinkles: New Stategy to Control Iron Deficiency and Anemia in Infants and Children in Developing Countries)

Helwiah Umniyati - Nama Orang;

Iron deficiency anemia in infants and children is one of nutritional problemsin developing countries including Indonesia, where supplementation programusing iron folic acid syrup or drops is not effective with low compliancedue to complaint in metallic taste, teeth staining, stomach disorders, and potentialoverdose. To improve the supplementation compliance, micronutrientsprinkles formula, a new encapsulated iron fortification in powder form containingmultivitamins and minerals has been developed. The objective of thisliterature study is to know the affectivity of sprinkles formula for anemia cure in infants and children. This study was based on series of efficacy in Ghanaand other countries. It shows that the sprinkles formula is effective as thesyrup or drop formula in curing infants and children anemia with very highlevel of compliance. In Indonesia, iron sprinkles have been used widely includingfor improving nutritional status of children during disaster.Indonesian Ministry of Health through Bogor Nutritional Agency forResearch and Development has developed sprinkles formula Taburia thatalready tested in Jakarta. Currently, Taburia is used in Province of SouthSumatra, North Sumatra, West Nusa Tenggara (NTB), East Nusa Tenggara(NTT), South Sulawesi, and West Kalimantan.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Kesmas: 5(5) 2011: 195-20
A0001861
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Kesmas: 5(5) 2011: 195-200
Penerbit
Depok : Fakultas Kesehatan Masyarakat UI., 2011
Deskripsi Fisik
5p.
Bahasa
ISBN/ISSN
1907-7505
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
infant
child
ANEMIA, IRON DEFICIENCY
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?