Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Perbedaan Frekuensi Serangan Asma pada Pasien dengan dan Tanpa Lingkungan Perokok Tembakau

Neovita Kriesna Lauranita - Nama Orang;

Asthma can be prevented if its pathogenesis is well understood. Poorly controlled asthma may cause relapse and poor quality of life. Asthma relapse can be prevented by avoiding trigger factors, one of which is exposure to tobacco smoke. This study aimed to determine the difference in
asthma attack frequency between patients with and without tobacco smoke environment.This study was analytical observational using cross sectional approach. A sample of 60 asthmatic patients were selected by purposive sampling from May to June 2011 at the Pulmonary Disease Center,RSUD Dr. Moewardi, Surakarta. The independent variable was tobacco smoking environment. The dependent variable were frequency of asthma attack by symptoms including wheezing, cough, and tightness. The dependent variables were measured by a questionnaire administered to the patients
with controlled asthma at the moment. Difference in asthma attack frequency was presented in mean and SD. Statistical difference in this frequency was tested by Mann-Whitney on SPSS 16.0 for Windows. On average the patients living in tobacco smoking environment had more asthma attack
frequency per week than those without such an environment, including wheezing (4.70 vs. 3.40; p=0.020), coughing (4.37 vs. 2.90; p= 0.005), andtightness (4.70 vs. 3.40; p=0.020).Patients with tobacco smoke environment have more asthma attacks than those without tobacco smoke environment.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Jurnal Kedokteran Indonesia:2(1)2011:92-95
A0001825
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Jurnal Kedokteran Indonesia, 2(1)2011:92-95
Penerbit
Surakarta : Fk. Universitas Sebelas Maret., 2011
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
2086-5171
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
asthma
PATIENTS
TOBACCO SMOKE POLLUTION
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?