Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Embryo Quality: The Most Critical Factur for Pregnancy Rates After Day-2, Day-3, and Day-5 of Embryo Transfer

Tono Djuwantono - Nama Orang; Mulya Nusa Amrulah Ritonga - Nama Orang; Harris Harlianto - Nama Orang; Wiryawan Permadi - Nama Orang;

Objective: To determine the most critical factor on day-2, day-3, and day-S of embryo transfer in correlation with pregnancy rates.
Method: This research is a retrospective study in Aster Fertility Clinic, IVF program- Dr. Hasan Sadikin Hospital, Bandung, Indo¬nesia. One hundred ninety five women enrolled in an IVF program conducted from March 2006 through November 2009 at the Aster Fertility Clinic. Effect of embryo-transfer day and any other factors (including quality of embryo, oocyte quantity, difficulty of embryo transfer technique, and blood or mucus contamination on the ca¬theter) on pregnancy rate in rVF.
Results: The mean age of the pregnant group was 34.65 (SD = 3.91), and the mean of the infertility period was 7.25 years (SD = 3.54). There were no siginificant differences in pregnancy rates in the day-Z, day-S, and day-S groups. The most critical factor influ-encing pregnancy was the total score for the quality of embryos [p ~ 0.001; OR (Cl 95%) ~ 1.94 (0.91 - 4.08)]. Otherwise, the day of e~bryo transfer, oocyte quantity, and difficulties in embryo transfer did not affect the pregnancy rate (p > 0.05).
. Conclusion: Our study suggests that the total score for the qua-lity of the embryos was the most critical factor for the success rate ~f pregnancy rather than the day of embryo transfer, oocyte quan¬tity, difficulty of embryo transfer technique, or contamination of blood and mucus on the catheter.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Majalah Obstetrics dan Ginekologi Indonesia;34(4):
A001358
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Obstetrics dan Ginekologi Indonesia;34(4)2
Penerbit
Jakarta : Indonesian Society of Obstetrics and Gynecology., 2010
Deskripsi Fisik
4p.
Bahasa
English
ISBN/ISSN
0303-7924
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
pregnancy
embryo transfer
IN VITRO
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?