Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Prevalence of Sexual Dysfunction Based on Female Sexual Function index and Perception of Newly Bride in Jati Vilage and Its Related Fators

Angga J. Suryadi - Nama Orang; Agnastasia Putri - Nama Orang; Adrew Oarlautan - Nama Orang; Angelina Vanessa - Nama Orang;

Objective: To found prevalence of female sexual dysfunction based on FSFI and perception of newly bride in Jati Village and its related factors.
Method: A cross-sectional study was conducted in 33 newly-brides in Jati Village, East Jakarta, who got married for the first time within less than 6 months and did not have severe disease. We trans¬lated and validated the Female Sexual Function Index (FSFI) and added items on sexual dysfunction perception. The questionnaires were self-administered by the respondents.
Results: Almost half (42.4%) of the participants were 26 - 30 years old. The most frequent sexual dysfunction domains were sexual arousal disorder and sexual pain. Frequency of sexual inter¬course was significantly associated with sexual dysfunction based on FSFL Marital age and frequency of sexual intercourse were sig¬nificantly associated with sexual dysfunction based on participants' perception. Agreement between FSFl score and sexual dysfunction perception was sub~tantial (Kappa = 0.615, p < 0.001).
Conclusion; The sexual dysfunction prevalence based on FSFI was 15.2% and based on perception was 12.1 %. Participants age and frequency of sexual intercourse had a significant relationship with sexual dysfunction. Most of partic ipants who felt that they had sexual dysfunction did not seek for medical services.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Majalah Obsteric dan Ginecology Indonesia;34(4);17
A0001357
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Obsteric dan Ginecology Indonesia;34(4)201
Penerbit
Jakarta : Indonesian Society of Obstetrics and Gynecology., 2010
Deskripsi Fisik
4p.
Bahasa
English
ISBN/ISSN
0303-7924
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
SEXUAL DYSFUNCTION PHSIOLOGICAL
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?