Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Aspek Genetik Sindrom Nefrotik Resisten Steroid

Dedi Rachmadi - Nama Orang;

Steroid resistant n~protic syndrome are patients who showed no remission after standard therapy of steroid. Until now, steroid resistant mechanism occurs through two ways, that are non gene that related with immunologic based and gene related with primary defect on glomerular filtration barrier. This paper describes those genes known related to the pathogenesis of steroid resistant nephrotic syndrome. These genes code glomerular slit diaphragm proteins. Mutation of these genes will cause changes on glomerular slit diaphragm architecture that is flattening of foot processes of podocyte which cause severe proteinuria. Recently, there are found 8 genes that code podocyte proteins:
NPHS I, ACTN4, NPHS2, CD2AP, WT 1, TRPC6, and LAMB2, last found is NPHS3 gene. Proteins coded by those genes are: nefrin, a-actinine-4, podosine, CD2-associated protein, Wilms' turnor, transient receptor potential 6, laminin ~2 chain, and phospholipase PLCE I. Clinical manifestation of steroid resistant nephrotic syndrome caused by mutation of these genes generally severe, earlier onset of illness and worsen to end stage kidney failure. We need to know about genetic aspect of steroid resistant neprotic syndrome to predict the progression and prognosis of the disease. [MKB. 201 0;42(1):37-44].


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Majalah Kedokteran Bandung, 42(1): 37-44
A0001295
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Kedokteran Bandung, 42(12010:37-44
Penerbit
Bandung : FK Universitas Padjadjaran., 2010
Deskripsi Fisik
3p,
Bahasa
ISBN/ISSN
0126-074X
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?