Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Soyfood Comsumption and Risk of Glycosuria in Post-Menopausal Women

Nurmillah - Nama Orang; Irena Stefani Yolantha - Nama Orang; Victor Livinus - Nama Orang;

Menopause is a natural event to be experienced by every woman and appears to be associated with increased risk for developing type 2 diabetes mellitus. It has been postulated that a diet high in legumes may be beneficial for the prevention of glycosuria. These unique components of soy have been shown to have beneficial effects on glucose and insulin horneostasis. The objective of the present study was to examine the possibility of an association between soy food consumption and risk of glycosuria in postmenopausal women. A cross-sectional study was conducted among 94 postmenopausal women attending Mampang Prapatan Health Center, Mampang Prapatan subdistrict, South Jakarta. Anthropometric measurements were taken using standard instruments and dietary intake was assessed with a validated food-frequency questionnaire. A dipstick semiquantitative assay for urinary glucose was used to define glycosuria (positive). The results showed that 12.8% of postmenopausal women had glycosuria and mean isoflavone intake was 69.5 ± 61.4 gld. Intake ofisoflavone was inversely associated with risk of glycosuria. Compared to women in the lowest quintile ofisotlavone intake (0 I). postmenopausal women in the highest quintile (05) had a lower risk for glycosuria of 0.30 times that of 0 I, which risk was however statistically not significant (OR = 0.30; 95% Cl = 0.02 -3.14). In conclusion, isoflavone may play a role in the prevention of glycosuria (an important indicator of diabetes) among postmenopausal women.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Universal Medicina;29(3):162-168
A0001268
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Universal Medicina;29(3)2010:162-168
Penerbit
Jakarta : Trisakti University., 2010
Deskripsi Fisik
6p.
Bahasa
English
ISBN/ISSN
1907-3062
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
SOY FOODS
GLYCOSURIA
POSTMENOPEUSE
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?