Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Types, Mechanisms and Prevalence of Post-Exercise Proteinuria

Lyna M. Hutapea - Nama Orang; Kimberiey M. Hutapea - Nama Orang; Albert M. Hutapea - Nama Orang;

Proteinuria terpicu kegiatan olahraga adalah fenomemon biasa walau pun mekanismenya belum diketahui dengan jelas. Terdapat tiga jenis proteinuria yaitu glomerular, tubular dan overflow (Iimpahan). Intensitas dan durasi kegiatan olahraga dapat menentukan apakah protenuria yang terjadi adalah proteinuria glomeruler atau proteinuria campuran glomeruler¬tubuler. Olahraga dinamis menimbulkan peningkatan ekskresi protein uriner, yang volumenya tergantung kepada intensitas olahraga. Walau pun mekanismenya belum dimengerti secara tuntas, mekanisme fenomena transien dan reversibel ini tampaknya adalah kombinasi antara alterasi hemodinamika intrarenal, fungsi dinding kapiler glomeruler serta kapasitas reabsorpsi protein oleh tubulus renalis. Besar kemungkinannya bahwa proteinuria glomeruler terjadi pada semua tingkat intensitas olahraga, sedangkan proteinuria tubuler menjadi lebih prominen pada intensitas yang lebih tinggi atau pada olahraga dengan intensitas sedang dengan durasi panjang. Beberapa studi yang menggunakan intervensi farmakologis menunjukkan dengan jelas bahwa sistem endokrin terlibat dalam pembentukan proteinuria olahraga. Disamping pengaruh intensitas olahraga pada proteinuria, jenis kelamin juga dapat menjadi suatu faktor. Telah dipostulasikan bahwa endokrin terlibat dalam alterasi permeabilitas membran glomerulus terhadap protein.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Majalah Ilmu Faal Indonesia;9(3);198-206
A0001211
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Ilmu Faal Indonesia;9(3)2010;198-206
Penerbit
Surabaya : Ikatan Ahli Ilmu Faal Indonesia., 2010
Deskripsi Fisik
8p.
Bahasa
ISBN/ISSN
0215-1995
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
PROREINURIA
EXERCITE
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?