Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Tradisi Kepercayaan Masyarakat Pesisir Mengenal Kesehatan Ibu di Desa Tanjung Limau Muara Badak Kalimantan Timur Tahun 2008

Annisa Nurrachmawati - Nama Orang; Ike Anggraeni - Nama Orang;

Reproductive health covers biological and socio-cultural aspects. In the local context of East Kalimantan, the traditional culture may affect the behavior including antenatal, delivery and postpartum care, either in positive or negative manner.

To explore community perspectives related to reproductive health particularly maternal health and its cultural beliefs.

A qualitative research using phenomenology approach employed focus group discussion (FGD) and in-depth interview. FGD was held separately for pregnant women and community informant. In-depth interview was carried out to midwives and traditional birth attendants. The data were analyzed using interactive analyzes model.

The study site was Tanjung Limau Village in East Kalimantan. Village community hold their traditional beliefs for pregnant women mainly food restriction such as salted fish, calamari, pine-apple or cempedak. Also they were not allowed to go out in the evening around "maghrib" time with certain superstitious reason. The aim of those beliefs was to avoid delivery complication, and to keep the baby as being healthy and save.

Traditional birth attendance still played a big role in delivery process. Community in Tanjung Limau Village in East Kalimantan still applied traditional beliefs regarding maternal health, thus health providers must learn its symbolic meaning in regard to educate community and change their behavior using acceptable approach.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Jurnal Kesehatan Reproduksi, 1(1):42-50
A0001042
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Jurnal Kesehatan Reproduksi, 1(1)2010:42-50
Penerbit
Jakarta : Puslitbang Ekologi Kesehatan,Badan Litbangkes., 2010
Deskripsi Fisik
9p
Bahasa
ISBN/ISSN
2087-703X
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
maternal welfare
religion
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?