Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

GYP 1A1 Polymorphism in Acne Vulgaris Patients in Makasar: Adescriptive study

Anis Irawan Anwar - Nama Orang; bURHANuddin Bahar - Nama Orang; Wiwiek Dewiyanti Habar - Nama Orang; Martha Putri Nurul - Nama Orang; Muh Nasrum Massi - Nama Orang; Budu - Nama Orang;

Cyp 1a1 Gene Polymorphism In Acne Vulgaris Patients In Makassar: A Descriptive Study
Acne vulgaris is a multifactorial disease caused by the presence of chronic inflammation in the pilosebaceous unit of the skin. Although it is considered to be an inherited disease, there are limited data supporting the involvement of genetic factor in its etiology. CYP 1A1 is by far the most active form and its natural metabolites are morphogenic for sebaceous gland. Forty two patients with acne vulgaris were included in the study. One microliter of blood sample were collected from each. Sequencing polymerase chain reaction (PCR-sequencing) assay was used for detection of the CYP 1 A 1 gene. The genomic collection observed with an explorative method and compared the genotype frequencies to its allele frequencies. The genotype distribution of this study was compared the genotype distribu-tion of our study to other previous studies. The frequency of GG genotype was 33,3%, GA genotype was 40,5% and AA genotype was 26,2%. There was a significant relationship in genotype distribution between our study and the previous studies in German. There is a significant correlation between CYP 1A1 gen e polymorphism and acne vulgaris.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Ebers Papyrus:16(1): 29-35
A0000813
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Ebers Papyrus:16(1)2010: 29-35
Penerbit
Jakarta : FK. Universitas Tarumanegara., 2010
Deskripsi Fisik
6p.
Bahasa
English
ISBN/ISSN
0854-8862
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
POLYMORPHISM, GENETIC
ACNE VULGARIS
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?