Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Normal Protein Diet and L-Ornithine-L-Aspartate for Hepatic Encephalopathy

Suzanna Ndraha - Nama Orang; Marcellus Simadibrata - Nama Orang;

Excessive protein intake can cause hepatic encephalopathy (HE). Restricting protein in HE is becoming a controversy, because it can worsen malnutrition. This article reports the case of an under nourishment HE which is treated with L-ornithine-Laspartate (LOLA) and given appropriate diet according to the nutrition status.

A 62-year-old man came with chief complaint of having reduced consciousness since 6 hours before admission. He had been diagnosed as liver cirrhosis for 6 years. Several days prior to admission he took high protein diet. Physical examination revealed under nutrition and unconsciousness. Hepatic encephalopathy was confirmed with low critical flicker test (CFF), and high blood ammonia level. He was treated with adequate diet and LOLA to decrease blood ammonia and improve the CFF. During the treatment, consciousness improved to normal, CFF increased and ammonia level decreased.

In this case, the HE was treated with LOLA without protein restriction. The HE improvement, in this circumstance may be caused of LOLA treatment that helps decrease the plasma ammonia level.

Adequate diet, 35-40 kcal/kgBW/d and protein intake 1.5 g/kgBW/d, has been administered safely to this patient with stage II hepatic encephalopathy. LOLA seemed to be effectively reduced ammonia level and improved the encephalopathy


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Acta Medica Indonesiana:42(3):158-161
A0000780
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Acta Medica Indonesiana:42(3)2010:158-161
Penerbit
Jakarta : Indonesia Society of Internal Medicine., 2010
Deskripsi Fisik
3p,
Bahasa
English
ISBN/ISSN
0125-9326
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
HEPATIC ENCEPHALOPATHY
DIET, PROTEIN PESRITED
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?