Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Indeks Effusion Pleura sebagai Prediktor Sindrom Syok Dengue pada Anak di RSUD Dr. Moewardi Surakarta (Pleural Effusion Index as A Predictor for Dengue Shock Syndrome in Children at Dr. Moewardi Hospital Surakarta).

Jeanette Mila Hardiani Cahayaningrum - Nama Orang;

The extent of plasma effusion in dengue hemorrhagic fever (DHF) can be identified by pleural effusion index (PEI) in the right decubitus chest X photo. The PRI is expected to help predict the course of DHF. This study aimed to estimate the PEI values that can be used to predict dengue shock syndrome (DSS) in children. This was a prospective cohort study conducted in the pediatric ward at Dr. MoewardiHospital in Surakarta from February to March 2009. The study involved 50 study subjects. Complete blood examination, rapid anti-dengue serology test, right decubitus X photo, and PEI, were performed. The cutoff poin was determined by recelver operating characteristic curve (ROC). Sensitivity, specificity, likelihood ratios, positive and negative predictive values, relative rik, and odds ratio were calculated. The data showed DSS pevalence of 30%, and pleural effusion prevalence of 60%. Using the ROC, the cutoff point of>9% resulted in AUC o.7 (CI 95% 0.6 to 0.8, p= 0.002), sensitivity 80% (CI95% 51.9 to 95-4), specificity 60% (CI 95% 42.1 to 96.1) positivelikelihood ratio 3 (CI 95% 1.4 to 2.9)< to 97.1) Te association between PEI>9% and DSS was statisticall significant. Using logistic regression to contro for confounding factors resulted in an OR for PEI > 9% of 6.0 (CI 95% 1.4 to25.2 p+ 0.014) relative to PEI-9%. PEI can be used to predict the occurance of DSS PEI > 9% has higher risk of DSS than PEI= 9%.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Jurnal Kedokteran Indonesia (1)32-39
A0000453
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Jurnal Kedokteran Indonesia (1)32-39
Penerbit
Surakarta : Bagian Ilmu Kesehatan Anak FK UNPAD \r RSHS., 2009
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
2086-5171
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?