Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Perbedaan Cardiothoracic Ratio (CTR) Normal antara Proyeksi Standar Foto Toraks dengan Proyeksi Anterio Posterior (AP) Supine Ekspirasi Maksimal

Prasetyo Budi Dewanto - Nama Orang;

Cardiothoracic Ratio (CTR) used to determine the widening of the heart in radiology measurement. CTR is measured by comparing the heart witth to cavum thoracales in thorax PA projection. However, not all patients can be examined by chest X-ray examination with standard position (PA erect, maximal inspiration) because of the ambulatory detect that make the patient can not stand in erect position. Unfortunately, cliniclans need the information about IL. There is a different normal index between CTR in standard position of chest x-ray and AP projection, supine and maximal expiration. With AP projection supine, maximal expiration. This was a cross sectional study conducted in Radiology Installation Dr. Sardjito Hospital, Jogjakarta on August to October 2008. Subjects that recruited in study in this study have no radiolgic abnomalities, the radiolgraph Thorax result were examined and recorded in PA erect and AP supine projection. Then measurement of the CTR done in those two projection. Data were analyzed by a comparative descriptive method that compared the mean value in PA erect and AP supine group using independent samples t-test. From 150 subject, 74 were men (49.3%) and 76 were women (50-796) Mean age betwen these subject were 39.8+1247 years old. The ratio of CTR in pa erect projection. Maximal inspiration was 0.43 ±0.03 and in Ap supine projecttion 0.52±0.03 (p


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Biomedika:1(1):19-24
A0000437
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Biomedika:1(1):19-24
Penerbit
Solo : FK Universitas Muhammadiyah Surakarta., 2009
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
2085-8345
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
-
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?