Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Kusta Multibasilar Disertai Reaksi Eritema Nodosum Leprosum yang Diesertai dengan Rejumen Rifampisin-Klaritromisin dan Kortikosteroid (Multibacillary Leprosy with Erythema Nodosum Lepeosum Reaction Treated by Rifampicin-Clarithromycin, and Critucosteroid)

Aryani Adji - Nama Orang; Aris Aryadi - Nama Orang; Renate T. Kendou - Nama Orang; Elly E. CH. Oroh - Nama Orang;

A combination Rifapisin 600 mg/bulan day for 3 months is one of the management of leprosy besides multi drug treatment (MDT-WHO. Erythema Nodusm leprosum reaction (ENL) is still a problem in the management of leprosy besides multi drug treatment (MDT-WHO). Erythema Nodosum leprosum reaction (ENL) is still a problem in the management of leprosy with corticosteroids as the major therapy. For determination the effectivity of rifampicin clarithromycin and corticosteroids in multibacillary with ENL reaction. A case of multibacillary leprosy with ENL maction in a 19 year sld woman presented with multiple pain erythematours nodules and plaques on her legs since 2 months ago. The diagnosis was based on history, clinical, bacteriologic and histopatologic findings. Case management: Therapy rifampicin 600 mg/month and claritromycin 500 mg/day for 3 months with tapering oil methylprednisolone 32 mg showed clinical and laboratry improvement. One of the managemrnt of multibacillary leprosy with Erithema ENL is rifampicia-claritromycin combined with systemic cortiosteroid. The combination has been proven giving clinical and laboratory improvement.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Ilmu Kesehatan Kulit Kelamin: 21(3):236-240
A0000390
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Ilmu Kesehatan Kulit Kelamin: 21(3):236-240
Penerbit
Surabaya : Fk Universitas Airlangga., 2009
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
1978-4279
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
leprosy
PLANS, MEDISINAL
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?