Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan

  • Beranda
  • Profil
    Perpustakaan BKPKGaleri Kebijakan KesehatanPustakawan BKPK
  • Resources
    OPACRepositoryJurnal Berlangganan
  • Tautan
    Perpustakaan KemenkesKatalog Induk Nasional KesehatanHealth Science Journal of IndonesiaWeb Kebijakan Kesehatan
  • Berita
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Taknik Lem Fibrin Otologus pada Cangkok Konjungitive Bulbi Mata Kelinci

Sutarya Enus - Nama Orang; Nadjiwa Zamalek Dalimonthe - Nama Orang; Angga Kartiwa - Nama Orang;

Commersial Fibrin Glue (CFG) as a biomaterial adhesive from fresh frozen plasma donor and bovine has been tsted having various superiorities compared to suturing in bulbar conjunctiva grafting of ptergium surgery. Due to CFG has not been available in Indonesia led the author to make an Autologous Fibrin Glue (AFG) directly from patient’s own blood. The study aim was to investigate the effectiveness of AFG attachment. This study was an animal experimental, conducted in 24 New Zealand White rabbits divided into AFG group and suturing group of 12 rabbits each, held in Laboratory of Bio Farma, Bandung, from September to December 2006. The assessment included duration (in minute) of AFG compared to suturing techniques, also at first day and one week post grafing atachments in bulbar conjunctiva grafting. The statistical Analysis used Mann-Whitney and Wilcoxon rank test. In time duration of surgical treatment, AFG technique was significantly shorter than suturingtechique (p=0.0001), while first day and one week post grafting AFG attachment showed significantly greater than those of suturing attachment (p=0.0001). In the meantime, first day and one week post gafting AFG attachment was steady state, whereas in suturing technique was different (p=0.0174). In conclusion, AFG technique is more effective than.


Ketersediaan
#
Belum memasukkan lokasi Majalah Kedokteran Bandung:41(4):169-173
A0000351
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
Majalah Kedokteran Bandung:41(4):169-173
Penerbit
Bandung : FK Universitas Padjaran., 2009
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
ISBN/ISSN
0126-074X
Klasifikasi
-
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
RABBITS
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Perpustakaan dan Galeri Kebijakan Kesehatan BKPK merupakan pusat informasi dan referensi dalam bidang kebijakan pembangunan kesehatan di Indonesia. Sebagai bagian dari upaya mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti, kami menyediakan berbagai koleksi literatur ilmiah, laporan kebijakan, jurnal, buku, serta sumber daya digital lainnya yang relevan dengan sektor kesehatan.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?